Viral

Status Warganet Tahun 2015 Soal Jembatan Kuning Di Palu Jadi Kenyataan 2018

6

Seorang pengguna facebook bernama La Ode Umar Bonte mendadak jadi perhatian netizen pascagempa guncang Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Pasalnya La Ode pernah menulis status bahwa Jembatan Palu IV atau Jembatan Ponulele lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Kuning itu akan patah dihantam gelombang tsunami.

La Ode Umar menulis di kolom statusnya itu tepatnya pada 6 Oktober 2015 silam. Lengkap dengan foto-foto berpose latar jembatan kuning. Dia memberi keterangan foto jembatan kuning akan patah dihantam gelombang tsunami seperti di Aceh.

Status ini pun kembali viral setelah gempa berkekuatan 7,7 SR guncang Palu Sulawesi Tengah Jumat (28/9/2018) lalu. Dimana pada saat gempa disusul tsunami membuat ikon Kota Palu itu runtuh dan separuhnya sudah terendam sungai.

palu

Hanya saja statusnya itu telah dihapus. Berikut tulisan dibuat Lao Ode pada Oktober 2015 berdasarkan keterangan waktu terlihat di Facebooknya.

“Mungkin suatu saat jembatan kuning ini akan patah, dihantam gelombang sunami, Ya allah jika terjadi jangan ada korban lebih besar dari Aceh. Ya allah mungkin orang tidak akan percaya jika sy mengatakan hari ini tapi suatu saat akan kuperlihatkan catatan ini. Bahwa jembatan kuning akan benar-benar patah. Karena memang sejak awal konstruksinya lemah,” tulis La Ode seperti dilihat Okezone di postingan terbarunya, Selasa (2/10/2018)

Karena postingannya mendadak jadi bahan obrolan di jagad maya. Bahkan screenshot statusnya itu sudah tersebar di media aplikasi perpesanan lainnya.

Maka, La Ode menghapus dan kembali menulis di kolom status Facebooknya bahwa dirinya bukanlah peramal. Dalam status terbarunya itu Lao Ode menyinggung para netizen mempermasalahkan statusnya.

jembatan

Seperti dilihat oleh Okezone, La Ode membuat status pada Selasa 2 Oktober 2018.

“Demi Allah Saya Mohon Jangan Mempersoalkan tulisan Saya, Tulisan Tulisan itu cuman Gambaran Suasana Hatiku Saat itu, Demi Allah sy Bukan Peramal, Kita Semua Harus Istighfar Mohon Ampun Kepada Allah, Bagi Allah Sangat Muda Jgnkan Gempa dan Tsunami, Bumi ini Suatu Saat memang Akan Kiamat Dan Hancur Berkeping Keping”

Lao Ode mengaku menulis status kala itu karena pas dengan suasana hatinya.

“Soal Palu Sebenarnya Pernah sy menulis Lebih dari itu, Tp sy hapus takut di bilang peramal.. Nanti banyak yg Bilang sy dukun peramal, Atagfirullah.

Demi Allah sy bukan Peramal. Saat itu Saya cuman menulis dan menggambarkan Suasana Hatiku pada saat berkunjung di kota itu..,” tulis La Ode di postingan keduanya. Sumber : okezone (wal)

Loading...