Viral

Makan Sate Pinggir Jalan Sampai Ultah Bareng Anak Yatim, Begini Potret Kesederhanaan Prabowo

19

Prabowo Subianto selalu dikenal sebagai orang memakai kekayaan. Mulai dari rumah seluas 5 hektar hingga membeli kuda senilai milyaran rupiah. Karena itu, banyak orang berpikir bahwa jika Prabowo memakai sandal jepit itu masih terlihat mewah.

Mungkin pendapat orang-orang ini benar. Namun, di balik kemewahan dimilikinya, Prabowo juga memiliki orang sederhana. Contoh di bawah ini menunjukkan bahwa Prabowo memiliki sifat sederhana.

Merayakan ulang tahun dengan yatim piatu

Tepat pada 17 Oktober, mantan anggota militer ini berubah menjadi 67. Banyak orang berpikir bahwa Prabowo akan mengadakan pesta meriah untuk merayakan hari istimewa ini. Tapi siapa sangka, jika pria suka memakai topi itu hanya ingin merayakan hari bahagia dengan anak yatim.

Merayakan ulang tahun dengan anak yatim 

Bahkan, dia melarang orang untuk mengirim sendiri hadiah. Tidak sombong, tetapi ia ingin uang itu disumbangkan lebih baik kepada korban bencana di Palu, Donggala dan sekitarnya. Duh, ini sangat mulia, Pak Prabowo.

Tidak dijaga ketat meskipun ia adalah calon presiden

Pada tahun 2014, Prabowo telah menominasikan dirinya dengan Hatta Rajasa sebagai Calon Presiden dan wakilnya. Namun sayangnya, pada saat itu dewi fortuna tidak berpihak padanya. Nah, sehubungan dengan itu, Hamzah Palalloi sebagai akademisi komunikasi politik menceritakan tentang kesederhanaan Prabowo.

Prabowo tidak dikawal [Sumber Gambar]

Ketika Prabowo akan memasuki lift untuk pergi ke ruang bicara, mantan suami dari Titiek Soeharto ini tidak dijaga ketat oleh para pembantunya. Dia lebih suka pergi bersama kader Gerindra dan juga awak media. Ia juga tidak keberatan meski risikonya harus menjawab serangkaian pertanyaan dari wartawan.

Makan sate di pinggir jalan sambil bernyanyi bersama para penyanyi

Pada tahun 2014, Prabowo melakukan kampanye di kota Bandung. Di sela-sela kegiatannya, ia dan Aburizal Bakrie makan malam di pinggiran Jalan Asia Afrika. Dengan mudah, Prabowo melahap sate satu per satu. Tidak peduli kebisingan jalan dan polusi kendaraan, anak Dora Marie Sigar masih menikmati sate.

Ketika semua sate telah selesai, ada penyanyi mendekati Prabowo. Alih-alih memberi uang sehingga para pengamen segera pergi, dia bahkan bernyanyi. Tidak hanya satu, tapi empat lagu dia nyanyikan bersama penyanyi jalanan.

Meskipun apa telah kita lihat sejauh ini, Prabowo dikelilingi oleh kemewahan, tetapi itu tidak membuatnya bangga. Dia masih berperilaku sederhana dan tidak memandang rendah siapa pun. Ini cukup untuk membuktikan bahwa kekayaan hanyalah sebuah objek bisa hilang kapan saja. Sementara kesederhanaan harus terus dipupuk terus menerus. Source link

Loading...