Viral

YouTuber Sacha Stevenson, Bahasa Inggris Fadli Zon Bikin Pusing

37

YouTuber Sacha Stevenson asal Kanada sekarang mengomentari Bahasa Inggris Fadli Zon.

Sebagai seorang penutur asli bahasa Inggris, Sacha mengklaim dia tidak mengerti kata-kata yang diucapkan oleh Fadli Zon.

Kesalahannya tidak hanya dalam pengucapan tetapi dalam pemilihan kata dan juga tata bahasa.

Bahkan Sacha mengaku kewalahan jika disuruh menerjemahkan bahasa Inggris Fadli Zon.

“Jika saya diminta untuk menerjemahkan ini, saya meminta kenaikan gaji,” kata Sacha dalam video yang diunggah di saluran YouTube-nya, Sacha Stevenson, Sabtu (11/11/2018).

Sacha memainkan contoh rekaman suara Fadli saat berbicara dalam bahasa Inggris.

Rupanya kombinasi kata-kata yang diucapkan oleh Fadli Zon tidak membentuk kalimat yang benar.

“Kami telah berlatih demokrasi dengan 260 juta orang sekarang kami hampir dianggap sebagai demokrasi terbesar ketiga di dunia,” kata Fadli dalam rekaman audio.

Menurut Sacha, dia salah menggunakan kata ‘dianggap sebagai’ karena itu harus ‘dianggap’ atau ‘dianggap’.

Meski begitu kata itu tidak tepat dan tidak cocok untuk menggambarkan fakta.

Selain itu, penempatan kata ‘sebenarnya’ yang digunakan oleh Fadli Zon juga tidak pantas.

“Tetapi kami adalah negara demokrasi terbesar di dunia dan juga demokrasi terbesar dalam hal pemilihan langsung,” kata Fadli dalam rekaman itu.

Fadli seharusnya mengatakan ‘Sebenarnya kami adalah yang terbesar …’ daripada memilih untuk menggunakan kata ‘sebenarnya’.

“… Pemilihan langsung untuk presiden … pemilihan langsung untuk legislatif … dan juga untuk gubernur … dan juga para pemimpin daerah distrik,” lanjut Fadli.

Sacha bahkan tidak mengerti arti kalimat yang dikatakan Fadli.

Dia menyarankan agar Fadli belajar tentang ‘kata benda’ (kata benda) dan ‘kata sifat’ (kata sifat).

Selain itu, Fadli Zon juga perlu belajar menggunakan konjungsi untuk / sejak / lalu.

“Dia mungkin pintar secara politik, tetapi dia mencoba (berbicara) untuk mencapai 100km / jam dengan mengendarai kendaraan tanpa roda satu pun,” kata Sacha.

“Itu yang membuat kami lelah mengikuti pembicaraannya,” tambahnya.

“Saya mengirim rekaman ini ke teman saya yang jurusan ilmu politik dan dia sakit kepala,” kata Sacha.

YouTuber ini juga mengomentari kesalahan pengucapan Fadli Zon, misalnya ketika mengatakan ‘populasi’, ‘pemilihan langsung’, dll.

Sementara itu Fadli mengatakan kata ‘toleransi’ yang sebenarnya bukan kata dalam bahasa Inggris.

“Itu seperti sebuah kata, tetapi itu masih belum,” kata Sacha.

Fadli seharusnya menyebut ‘toleransi’ bukan ‘toleransi’.

“Pelafalan Fadli tidak begitu parah tetapi dia harus belajar menggunakan titik,” kata Sacha.

“Kalimat itu dibuat lebih sederhana. Ini membantu untuk dapat berkomunikasi dengan jelas. Tidak perlu meningkatkan 10 ide dalam satu kalimat,” katanya.

Loading...