Islam

5 Bahan Halal Pengganti Bumbu Beralkohol Pada Resep Masakan

22

Mamasak telah menjadi kegiatan yang tidak bisa ibu rumah tangga bernyanyi.

Karena persediaan makanan adalah kebutuhan dasar dalam keluarga. Seorang ibu ingin menyajikan masakan terbaik untuk keluarganya.

Untuk memasak hidangan lezat, bereksperimen dengan resep juga perlu dicoba. Ini bisa dilakukan dengan mengintip resep dari berbagai sumber.

Namun, tidak semua resep ini bisa diikuti. Terkadang ada kendala dalam bahan-bahan memasak, seperti penggunaan alkohol dalam resep yang sedang dipelajari.

Bagaimana dengan itu?

Sebagai Muslim, bahan beralkohol tentu tidak boleh dicampur dalam masakan untuk menjaga kehalalan.

Nah, untuk menyiasati resep yang dibuat dari tidak bersih ada trik. Gunakan bahan pengganti yang jelas-jelas halal.

Berikut adalah beberapa bahan yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan beralkohol dalam resep.

1. Sari Apel sebagai Pengganti Rum
Rum biasanya digunakan sebagai aditif dalam pembuatan kue seperti hutan hitam atau isian kue.

Penggunaan rum dapat diganti dengan sari apel sebagai tambahan ekstrak almond.

Sari apel memiliki rasa manis asam yang mirip dengan rum dan mampu mempertajam aroma kue.

2. Kaldu sebagai pengganti bir
Bir sering ditambahkan ke hidangan rebusan seperti sup, bukan kaldu.

Karena itu, sebenarnya, bir bisa diganti dengan kaldu. Jika Anda membutuhkan sensasi hangat, Anda bisa menambahkan jahe juga.

3. Sebagai pengganti anggur Anggur Merah
Anggur merah atau anggur merah biasanya digunakan untuk menu berbasis daging. Fungsinya untuk mengompres daging, memperkaya rasa, dan menghilangkan bau yang tidak enak.

Nah, untuk masakan halal, anggur merah bisa diganti dengan jus anggur. Mengapa?

Karena pada dasarnya, anggur merah berasal dari fermentasi anggur. Seperti menambahkan bumbu, kaldu tambahan juga bisa menjadi pilihan.

4. Saus Kedelai dan Kapur sebagai Pengganti Angciu
Angciu biasanya digunakan dalam spesialisasi Cina. Penggunaan angciu hampir mirip dengan anggur merah, yang untuk menghilangkan bau amis dan menambah rasa masakan.

Bahan ini dapat diganti dengan campuran kecap, irisan jahe dan air jeruk nipis.

Campuran akan menghasilkan rasa asin-asam dengan sensasi hangat di lidah dan efektif dalam menghilangkan bau amis dari masakan.

5. Kapur dan Gula sebagai Mirin Pengganti
Mirin biasanya ditemukan dalam resep Jepang. Bumbu dapur ini berwarna kuning dan mengandung alkohol sekitar 14%.

Mirin umumnya digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan dan olahan daging.

Jadi, ini bisa diganti dengan bahan yang berfungsi sama, yaitu campuran air jeruk nipis dengan tambahan gula pasir.

Campuran ini dapat memberikan rasa manis dan asam seperti mirin. Aroma jeruk nipis yang menyegarkan dapat menghilangkan bau amis pada ikan atau daging.

Sumber: islampos.com

Loading...