Laptop Masa Depan Asus & BMW
Laptop Masa Depan Asus & BMW, foto: indogamer

Laptop Masa Depan Asus & BMW, Salah satu model yang menjadi perhatian bagi lini Asus ROG baru adalah ROG Mothership.

Laptop ini menjadi pusat perhatian karena dibanderol dengan harga yang sangat tinggi. Direktur Regional Asus Asia Tenggara, Jimmy Lin, mengumumkan bahwa laptop ini dibanderol dengan harga ratusan juta rupiah.

Laptop Masa Depan Asus BMW Laptop Masa Depan Asus dan BWM Harga Capai Ratusan Juta
Laptop Masa Depan Asus & BMW

Laptop Masa Depan Asus & BMWROG Mothership GZ700GXR akan dibanderol dengan harga Rp. 130.999.000,” katanya saat peluncuran lini produk Asus ROG terbaru di Jakarta pada Kamis (11/07/2019).

Jika dibandingkan, harga laptop ROG Mothership hampir setara dengan mobil LCGC (mobil hijau murah) di Indonesia. Sebagai perbandingan, harga mobil LCGC saat ini di pasaran berkisar dari Rp. 90 juta hingga Rp. 150 juta.

Direktur Regional Platform Bisnis Terbuka ASEAN Asus Eason Lin mengatakan perusahaan perlu tiga tahun untuk mengembangkan laptop ini.

“Kami menggunakan bingkai aluminium yang diproses menggunakan teknik CNC miling, “Eason menjelaskan. Dengan tubuh ini, ROG Mothership adalah laptop yang tidak hanya tahan terhadap benturan, tetapi juga melindungi layar dari panas pemrosesan di belakangnya.

Selain itu, Asus juga membuat pendekatan berbeda dengan desain laptop ini. Menurut Eason, ROG Mothership dapat digunakan dalam empat mode berbeda tergantung pada kebutuhan pengguna.

Perlu diingat, ROG Mothership memiliki keyboard dilepas, sehingga dapat disesuaikan dan diatur dalam beberapa mode.

Mari Baca>>  Wow, Samsung Galaxy A9 Resmi Diluncurkan, Jadi Ponsel Pertama Pengusung 4 Kamera Belakang

Mode pertama, pengguna dapat menggunakannya dengan laptop biasa keyboard terhubung. Lalu, pengguna bisa melepaskan keyboard untuk membuat pengalaman bermain lebih fleksibel.

“Untuk mode lain, pengguna dapat menghubungkan laptop ini dengan layar sekunder. Akhirnya, pengguna juga dapat membuat laptop ini terhubung dengannya mouse dan keyboard yang lain, “lanjut Eason.

Asus menggunakan sistem pendingin yang berbeda di ROG Mothership, jika dibandingkan dengan laptop tradisional. Sebab, layar dan bodi utama menyatu dalam posisi berdiri, sehingga sistem pendingin tidak terbatas pada ruang sirkulasi udara terbatas. (eketawa/liputan6)