Menjelaskan Konsep Pernikahan ke Anak-anak

Sonya adalah anak gadis berusia 4 tahun yang lucu dan imut, penuh rasa ingin tahu, dan cerdas.
Ketika dia mengalami kebingunan dalam memahami konsep pernikahan, ayahnya memutuskan untuk mengeluarkan album foto pernikahannya, sambil berpikir bahwa gambar visual akan membantu.
Satu demi satu halaman, dia menunjukkan pengantin perempuan yang duduk di samping pengantin pria, melakukan akad nikah, resepsi, dan lainnya.
“Sekarang kamu mengerti?” Dia bertanya.
“Kurasa begitu,” katanya, “Berarti saat itulah mama mulai datang bekerja di keluarga kita?” (KETAWA.COM)

Siaran TV Horor Semua

Seorang kakek menyalakan TV. Ketika memencet channel 1, muncul film “Beranak Dalam Kubur”.
Kemudian dia memindah ke channel 2, muncul pemutaran film “Pocong Kesurupan”. Pindah lagi ke channel 3, muncul film “SUndel Bolong”. Pindah ke channel 4, diputar film “Kuntilanak”. Lalu pindah lagi ke channel 5, dan diputar film “Suster Ngesot”.
Si kakek marah, lalu memanggil cucunya.
Kakek: “Jono, coba kamu cek itu antena TV menghadap ke mana?”
Jono: “Hadap ke kuburan, Mbah!”
Kakek: “Pantas saja filmnya horor semua, coba kamu arahkan ke Koramil, siapa tahu ada film RAMBO!” (KETAWA.COM)

Berawal dari Instastory, Kisah Cinta Guru Murid Beda Usia 12 Tahun Viral

Tuhan punya cara-Nya sendiri untuk mempertemukan seseorang dengan jodohnya. Salah satunya adalah pasangan asal Malaysia ini yang dipertemukan dengan cara unik sebelum akhirnya mereka mengikat janji suci. Kisah cinta mereka pun jadi viral di Twitter.

Bagi Intan Syazwani Mohd Hairizan yang berusia 20 tahun, kisah cintanya terjadi ketika ia bertemu dengan Muhammad Shamsul Bahari, guru Fisika yang pernah mengajar dirinya. Semuanya berawal ketika Intan membalas Instastories Shamsul dan berkata, “guru, tampan”.

Pasangan ini pertama kali bertemu ketika Shamsul mengajar Intan untuk mata pelajaran Fisika di pusat bimbingan belajar privat di Kulim, Kedah. Namun, mereka pun hanya semakin dekat empat tahun kemudian ketika Intan berumur 20 tahun, dan Shamsul berumur 32 tahun, setelah Intan mengikutinya di Instagram.

Gara-gara Balas ‘Guru Tampan’ di Instastory, Wanita Ini Dinikahi GurunyaGara-gara Balas ‘Guru Tampan’ di Instastory, Intan Dinikahi Gurunya Foto: Twitter

“Hari itu tengok guru fisika perempuan nikah dengan anak muridnya, sekarang tiba giliran guru fisika lelaki dan anak muridnya. Saksikan guru fisikaku, suamiku di TV3,” cuit Shamsul yang menganggap kisah cintanya mirip drama FTV.

Menurut Shamsul perbedaan umur 12 tahun antara ia dan istrinya bukanlah menjadi masalah, karena Intan adalah sosok yang dewasa dan mandiri. Tak hanya itu, Intan juga menyayangi anak Shamsul yang berusia enam tahun dari pernikahan sebelumnya.

“Saya dapat melihat bahwa dia benar-benar mencintai dan peduli tentang putri saya, dan tidak ada yang palsu,” ujar Shamsul seperti dilansir dari World of Buzz.

Gara-gara Balas ‘Guru Tampan’ di Instastory, Wanita Ini Dinikahi GurunyaGara-gara Balas ‘Guru Tampan’ di Instastory, Intan Dinikahi Gurunya Foto: Twitter

Intan telah mengikutinya di Instagram pada awal tahun 2018, tetapi Shamsul tak tahu siapa dia karena Intan telah banyak berubah. Kisah cinta mereka dimulai ketika Intan memutuskan untuk membalas Instastory-nya.

Shamsul pun menambahkan bahwa ketika ia mengajar Intan, sama sekali tak ada perasaan yang terlibat karena dirinya adalah pria yang sudah menikah saat itu. Namun, hubungannya dengan istri pertama berakhir dalam perceraian. Pernikahan Shamsul dan Intan ini diadakan pada 18 Agustus dengan banyak mantan muridnya berharap terbaik untuk dirinya dan Intan. (agm/agm)

Menyelamatkan Seorang Politisi

Tiga orang anak laki-laki berjalan melewati hutan dan tiba-tiba mendengar jeritan minta tolong.
Mereka mengikuti suara ke danau dan melihat seorang pejabat yang menjadi tersangka korupsi tenggelam.
Anak-anak itu melompat ke dalam air dan membawanya ke tepian. Pejabat bertanya kepada anak-anak itu bagaimana dia bisa membayar mereka.
Anak laki-laki pertama berkata, “Saya ingin HP baru.”
Anak laki-laki kedua berkata, “Saya ingin sepeda motor.”
Anak ketiga berkata, “Saya ingin batu nisan yang bagus.”
PEjabat itu kaget, lalu bertanya, “Mengapa demikian?”
Anak itu berkata, “Karena ketika ayah saya tahu saya membantu menyelamatkan Anda, dia akan membunuh saya.” (KETAWA.COM)

Cara Memasak Daging Sapi Bebas Kolesterol

Cara memasak daging sapi supaya bebas kolesterol:Cuci bersih daging sapi dan baluri dengan jeruk nipisSiapkan 2 buah singkong kupas dan cuci bersihRebus daging dan tambahkan bumbu rendang hingga wangi dan meresapRebus singkong sampai empuk di wadah yang terpisah lalu angkat dan taruh di piringJika sudah matang, daging taruh mangkuk lalu taburkan bawang gorengSetelah itu antarkan daging rendang itu ke tetangga dan anda cukup makan singkong rebus maka anda akan dijamin bebas kolesterol..Selamat mencoba!! Indahnya berbagi… (KETAWA.COM)

Promo Warung Bakso Bulan Agustus

Jelang bulan Agustus, sebuah warung bakso bikin promo.
Siapa saja yang namanya Agustus gratis makan bakso. Syarat: tunjukin KTP.
Suatu kali terjadi keributan di warung tersebut. Usut punya usut, ada pembeli orang Madura yang gak terima karena nggak dapet kesempatan promo gratis itu. Lha namanya bukan Agustus, tapi ngeyel.
“Lho nama sampeyan kan bukan Agustus”
“Tapi kan jenengku Barjuli. Sampeyan pasti tahu, dari dulu Bar Juli itu ya Agustus. Mosok Desember!!”
Oalah… Barjuliii… Barjuliii… (KETAWA.COM)

Siapa yang Paling di Keluarga

Guru : “Siapa yg sering sakit di keluargamu?”
Siswa : “Ayah saya.”
Guru : “Kenapa?”
Siswa : “Karena ibu selalu pijitin ayah sebelum tidur.”
Guru : “Siapa yang paling manja di keluargamu?”
Siswa : “Ayah saya!”
Guru : “Kenapa?”
Siswa : “Karena ayah masih tidur dengan ibu.”
Guru : “Siapa yang paling nakal di keluargamu?”
Siswa : “Ayah saya!”
Guru : “Kenapa?”
Siswa : “Karena ayah selalu ganggu ibu tidur..”
Guru : “Siapa yang paling penakut di keluargamu?”
Siswa : “Ayah saya.”
Guru : “Kenapa?”
Siswa : “Karena ayah gak berani kawin lagi..” (KETAWA.COM)

Bangga Bendera Merah Putih

Banggalah jadi orang Indonesia. Kita beruntung bendera kita Merah Putih. Jadi, komandan upacara cukup memberi aba-aba:
“Kepada Sang Merah Putih, hormaaat graaakkk!!”
Coba kalau di Amerika, maka komandan upacaranya akan memberikan komando, “Kepada bendera merah garis garis putih, setrip biru pinggirnya bintang bintang putih banyak sekali.. Hormaaat graakk!!”
Malah Repot kaaannn.. (KETAWA.COM)