Pengakuan Terdakwa yang Divonis Bebas

Seusai menghadiri persidangan dan terdakwa menerima vonis bebas, seorang pengacara berdikusi dengan kliennya.
Pengacara: “Sekarang setelah Anda dibebaskan, apakah Anda akan memberi tahu saya dengan sungguh-sungguh? Apakah Anda mencuri mobil?”
Klien: “Setelah mendengar argumen luar biasa Anda di pengadilan pagi ini, saya mulai berpikir bahwa saya tidak mencurinya.” (KETAWA.COM)

Ketika Mobil DIkendalikan Oleh Penumpang

Seorang pria sedang mengemudi dengan istrinya di sisinya dan ibu mertuanya di kursi belakang.
Para wanita ini tidak mau diam saja di kursinya.
Ibu mertuanya berkata, “Kamu mengemudi terlalu cepat!”
Istrinya berkata, “Tetap berada di sebelah kiri.”
Setelah sepuluh perintah yang campur aduk, pria itu berpaling kepada istrinya dan bertanya, “Sebenarnya siapa yang mengendalikan mobil ini – Kamu atau ibumu?” (KETAWA.COM)

Latihan Mengendarai Jeep di Medan Berlumpur

Ketika sedang latihan, seorang letnan yang mengendarai jeep di jalan berlumpur bertemu dengan jeep lain yang terjebak di lumpur dengan seorang Kolonel berwajah merah di belakang kemudi.
“Jeep Anda macet, Komandan?” tanya sang letnan saat dia berjalan di samping.
“Tidak,” jawab sang kolonel, mendekat dan memberinya kunci, “Jeep Anda yang macet.” (KETAWA.COM)

Memperbaiki Sepatu Saat Masih Kuliah di Jogja

Jono dan istrinya yang merantau ke Jakarta sedang membersihkan rumahnya sebelum mudik ketika dia menemukan sebuah tanda terima servis dari tukang sepatu waktu dia masih kuliah di Jogja. Tanggal yang tertera pada tiket menunjukkan bahwa itu sudah lebih dari sebelas tahun.
Mereka berdua tertawa dan mencoba mengingat diri mereka yang lupa untuk mengambil sepasang sepatu lebih dari satu dekade yang lalu.
“Menurutmu apakah sepatu itu masih ada?” Jono bertanya.
“Sangat tidak mungkin,” kata istrinya.
“Ini patut kita coba cek nanti pas kita sampai Jogja,” kata Jono, mengantongi nota itu.
Mereka pun mudik ke kampung halaman mereka di Jogja. Di sela-sela acara mereka bersama keluarga, mereka menyempatkan diri mampir ke tempat servis sepatu yang ada di nota tersebut. Lalu dia menyerahkan nota itu ke tukang sepatu yang sama ditemuinya dulu.
Dengan wajah tenang, pria itu berkata, “Tunggu sebentar. Saya harus mencari ini.”
Dia menghilang ke sudut gelap di belakang toko. Dua menit kemudian, pria itu berseru dari dalam, “Ini dia!”
“Serius?” Kata Jono kaget, “Itu hebat! Siapa sangka sepatu itu masih ada di sini setelah selama ini.”
Namun, rupanya pria tadi kembali ke depan, dengan tangan kosong.
“Perbaikan sol sepatunya belum selesai pak, tetapi kami pastikan bisa diambil besok hari Kamis, tepat sehari sebelum lebaran,” katanya tenang. (KETAWA.COM)

Bermimpi Membeli Mercedes

Seorang istri dan suaminya sedang tidur. Di tengah malam, sang suami kentut.
Pagi berikutnya pria itu memberi tahu istrinya: “Tadi malam aku bermimpi bahwa aku telah membeli Mercedes!”
Istrinya berkata: “Sepertinya itu benar, karena kamu membunyikan klakson semalam.” (KETAWA.COM)

Harus Mengurus Visa China

Seorang pengusaha menelepon dan menanyakan tentang dokumen yang dia butuhkan untuk terbang ke China.
Setelah diskusi panjang tentang paspor, petugas di biro perjalanan mengingatkan dia bahwa dia membutuhkan visa.
“Oh tidak, saya sudah pernah ke China berkali-kali dan tidak pernah harus memiliki salah satu dari itu.”
Petugas memeriksa ulang, dan tentu saja, dia harus membutuhkan visa.
Ketika petugas mengatakan kepadanya, dia berkata, “Dengar, saya pernah ke China empat kali dan mereka selalu menerima Mastercard saya.” (KETAWA.COM)

Sesuai dengan Janji Pernikahan

Suami saya pensiun, dan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 40 tahun saya harus berpikir untuk menyiapkan makan siang.
Setelah beberapa bulan, saya merasa lelah, lalu saya berkata, “Aku menikah denganmu dalam suka maupun duka, tetapi tidak dalam makan siang.”
“Cukup adil. Mulai sekarang aku akan membuatnya sendiri,” jawabnya.
Beberapa minggu kemudian dia harus pergi ke pusat bisnis dan mengundang saya untuk bergabung dengannya setelah itu.
“Kita bisa makan siang di restoran Cina yang kita sukai,” sarannya.
Saya dengan senang hati setuju. Siang berikutnya, kami duduk di restoran itu, dan pelayan datang untuk mengambil pesanan kami.
Suamiku melihat ke pelayan dengan wajah berbinar, dan berkata, “Tolong tagihannya dipisah …” (KETAWA.COM)

Jenis Kue di Toko Roti

Jono pergi ke toko kue dan melihat berbagai jenis kue yang dijual di situ.
Di etalase ada kue coklat, kue keju, kue apel, dan kue Budi.
“Kue Budi itu kue seperti apa?” tanya Jono kepada pelayan.
“Kue pisang,” katanya.
“Lalu mengapa itu disebut kue Budi?”
“Karena tadi Pak Budi menelepon untuk memesannya.” (KETAWA.COM)

Kunjungan Mendadak Pemilik Perusahaan

Seorang pemilik bisnis memutuskan untuk melakukan kunjungan mendadak ke anak perusahaan dan melihat bagaimana keadaannya. Dia mengunjungi gudang pengiriman barang dan melihat seorang pria muda berdiri bersandar di dinding tidak melakukan apa-apa.
Pemilik itu berjalan menghampiri pemuda itu dan berkata, “Hai kamu! Berapa banyak gaji yang kamu dapat dalam sebulan?”
Orang itu menjawab: “Sekitar 3 juta Pak!”
Pemilik perusahan menarik keluar dompetnya, memberinya uang 3 juta, dan memintanya untuk keluar dan tidak pernah kembali.
Beberapa menit kemudian, supervisor pengiriman bertanya kepada pemilik perusahaan,
“Pak, mohon maaf saya baru tahu kalau Bapak ada kunjungan ke sini, tadi kami sedang di dalam menyiapkan barang yang akan dikirim. Oh ya, apakah Anda melihat sopir JNE yang tadi ada di sini? Saya tadi menelepon memintanya untuk menunggu di sini sampai barang selesai dipacking.”
Pemilik perusahaan: “?????” (KETAWA.COM)

Kerjakanlah Tugas Sebagai Suami

Peringatan buat para suami, kalau itu memang pekerjaan suami,kerjakanlah, jangan sampai istri minta tolong laki-laki lain.
Berawal dari suami yg asyik nonton bola digangguin istrinya.
Istri :” Bang, tolong dibenerin dong lampu teras itu mati, bolanya putus kali.”
Suami : “Apa…? benerin lampu? Emangnya aku orang PLN apa?” (sambil terus nonton)
Tak lama kemudian si istri muncul lagi sambil ngomong
“Bang, itu kran airnya kok bocor, tolong dibenerin dong…”
Suami (mulai ngedumel) :” Apa…? Emangnya aku orang PDAM suruh mbenerin kran…?”
Istri :”Ya sudah kalau gak mau. Tapi tolonglah kompor gas itu dibenerin gak mau nyala. Tabungnya bocor, besok pagi gak bisa masak…”
Suami (sambil ngeloyor pergi pindah nonton ke rumah tetangga) :”Emangnya aku ini orang Pertamina suruh benerin tabung gas…?”
Menjelang subuh suami pulang, dan melihat lampu teras sudah menyala. Dia terus ke dapur melihat kran air sdh tdk bocor, dan mendapati istrinya sdg masak pakai kompor gas.
Sambil nyengir suaminya bilang :”he…he…he… Mama pinter ya benerin semuanya..”
Istri :”Bukan aku yg benerin. Tadi malam setelah abang pergi ada anak muda lewat lalu aku mintain tolong benerin semuanya”
Suami : “Dia gak minta imbalan…?”
Istri : “Hari gene mana ada org yg bantu gak minta imbalan”
Suami (mulai cemburu) :”Dia minta apa..?”
Istri :”Dia minta 2 pilihan, bikinin roti atau tidur dengan dia…”
Suami (makin cemburu) :”tapi mama pilih bikinin roti kan….?”
Istri :”Apa….? Bikinin roti..? Emang aku Holland Bakery apa…?” (KETAWA.COM)