Cerita Lucu Tentara Penjaga Gerbang

Cerita Lucu Tentara Penjaga Gerbang

Seorang tentara baru sedang bertugas jaga di gerbang utama. Perintahnya jelas, tidak ada mobil yang boleh masuk kecuali ada stiker khusus di kaca depan.

Sebuah mobil Angkatan Darat besar datang dengan seorang jenderal yang duduk di belakang.

Si penjaga berkata, “Berhenti, siapa yang akan masuk?”

Sopir, seorang kopral, berkata, “Jenderal Jono.”

“Maaf, saya tidak bisa membiarkan Anda lewat, Anda harus memasang stiker di kaca depan.”

Jenderal mengatakan, “Kopral, jalan terus!”

Si penjaga berkata, “Tunggu dulu, Anda benar-benar tidak bisa masuk. Saya punya perintah untuk menembak jika Anda mencoba mengemudi masuk gerbang tanpa stiker.”

Jenderal itu mengulangi, “Saya beri tahu Anda, Kopral, jalan terus!”

Penjaga itu berjalan ke jendela belakang dan berkata lalu memberikan hormat, “Jenderal, mohon maaf saya baru dalam tugas ini. Apakah saya harus menembak Anda atau sopir Anda?”

Cerita Lucu Bapak Waktu Muda

Pada suatu hari Anak menangis pulang setelah bermain..

Anak: “Huuuuu~ Sakiiit..”

Bapak: “Kenapa nak? Kamu kok nangis?”

Anak: “Tadi ane dan temen2 di keroyok pak..”

Bapak: “Haah? Kok gak melawan? Lawan aja, Emang berapa lawan berapa?”

Anak: “Ane 3 sama temen ane, yang ngeroyok ada 5 pak..”

Bapak: “Huh! Dasar lemah, bapak dulu 2 lawan 10, temen bapak kabur, jadi bapak sendiri..”

Anak: “Waaah.. Bapak hebat loh, terus menang pak?”

Bapak: “Tau kenapa sudah 10 tahun ini bapak naek kursi roda? Gara2 itu tadi..

Anak: “*&^!%^&$@^$*”

Kopral vs Jendral #ceritalucu

Seorang tentara baru sedang bertugas jaga di gerbang utama. Perintahnya jelas, tidak ada mobil yang boleh masuk kecuali ada stiker khusus di kaca depan.

Sebuah mobil Angkatan Darat besar datang dengan seorang jenderal yang duduk di belakang.

Si penjaga berkata, “Berhenti, siapa yang akan masuk?”

Sopir, seorang kopral, berkata, “Jenderal Jono.”

“Maaf, saya tidak bisa membiarkan Anda lewat, Anda harus memasang stiker di kaca depan.”

Jenderal mengatakan, “Kopral, jalan terus!”

Si penjaga berkata, “Tunggu dulu, Anda benar-benar tidak bisa masuk. Saya punya perintah untuk menembak jika Anda mencoba mengemudi masuk gerbang tanpa stiker.”

Jenderal itu mengulangi, “Saya beri tahu Anda, Kopral, jalan terus!”

Penjaga itu berjalan ke jendela belakang dan berkata lalu memberikan hormat, “Jenderal, mohon maaf saya baru dalam tugas ini. Apakah saya harus menembak Anda atau sopir Anda?”

#ceritalucu

Tugas Jaga Seorang Tentara Baru #ceritalucu

Seorang tentara baru sedang bertugas jaga di gerbang utama. Perintahnya jelas, tidak ada mobil yang boleh masuk kecuali ada stiker khusus di kaca depan.

Sebuah mobil Angkatan Darat besar datang dengan seorang jenderal yang duduk di belakang.

Si penjaga berkata, “Berhenti, siapa yang akan masuk?”

Sopir, seorang kopral, berkata, “Jenderal Jono.”

“Maaf, saya tidak bisa membiarkan Anda lewat, Anda harus memasang stiker di kaca depan.”

Jenderal mengatakan, “Kopral, jalan terus!”

Si penjaga berkata, “Tunggu dulu, Anda benar-benar tidak bisa masuk. Saya punya perintah untuk menembak jika Anda mencoba mengemudi masuk gerbang tanpa stiker.”

Jenderal itu mengulangi, “Saya beri tahu Anda, Kopral, jalan terus!”

Penjaga itu berjalan ke jendela belakang dan berkata lalu memberikan hormat, “Jenderal, mohon maaf saya baru dalam tugas ini. Apakah saya harus menembak Anda atau sopir Anda?”

Istri Pertama Ikut duduk di Pelaminan pernikahan Suami dengan Istri Muda ini Jadi Viral

eketawa.com – Pernah gak kamu ngebayangin seorang pria yang menikah lagi dengan istri kedua namun istri pertama ikut duduk di pelaminan ? Dan ternyata kejadian seperti ini bukan hanya hayalan belaka melainkan sudah menjadi kejadian fakta.

Seperti yang sedang bikin heboh natizen baru-baru ini beredar foto-foto yang menunjukkan seorang pria duduk dikursi pelaminan dengan kedua istrinya. Di duga, acara pernikahan tersebut merupakan acara pernikahan si pria dengan istri keduanya.

Dan menariknya, bukannya sakit hari si istri pertama si mempelai pria tampak begitu ceria dengan menunjukkan ekspresi wajah yang berbinar-binar, ditambah ada senyum dan tawa di bibirnya.

Pria bernama Mo’taz Hilal itulah yang mengunggah foto pernikahannya di laman pribadi Facebooknya.

Namun jika si istri pertama terlihat ceria, berbeda dengan istri keduanya yang menunjukkan  ekspresi kesal saat Mo’taz memegang kepala istri pertamanya yang duduk diantara mereka.

Wanita yang mengenakan pakaian pengantin berwarna peach itupun sama sekali tidak tersenyum dan cenderung menunjukkan wajah masam. Akan tetapi, di foto lain, ketika Mo’taz duduk diantara istri-istrinya, kedua istri tersebut pun tersenyum sumringah.

https://today.line.me/id/pc/article/Viral+Istri+Pertama+Ikut+Duduk+di+Pelaminan+Pernikahan+Suaminya+dengan+Istri+Muda+Bikin+Meringis-7EaVRM?utm_source=facebook&utm_medium=linetodayhome&utm_campaign=home_a
Dimadu (gambar:source)

Istri kedua yang tadi berwajah masam, akhirnya tersenyum lepas dan lebar. Sementara, istri pertama yang mengenakan gaun berwarna hijau dengan hijab yang cantik, tersenyum sambil menggandeng suami yang dicintainya itu.

Tidak diketahui kenapa si istri pertama ini mau di madu. Dan kabarnya malah istri pertama Mo’taz yang justru membantu meyakinkan orang tua istri kedua suaminya agar dapat menikah dengan suaminya tersebut, meski awalnya sempat merasa sedih.

“Istri pertama saya awalnya kesal, tapi karena dia benar-benar mencintai saya, dia akhirnya berdamai dengan perasaan kesalnya sendiri. Bahkan, dia membantu meyakinkan orangtua istri kedua saya agar dapat menikah dengan saya,” ucap Mo’taz, seperti yang dilansir dari line.me (19/10/2017).

Setelah diminta keterangan, Mo’taz menjelaskan jika ia memutuskan untuk menikah lagi karena ingin memiliki banyak anak dan memperluas persaudaraan.

sumber berita

Foto Evakuasi Motor yang Masuk Got ini Jadi Viral, Penyebabnya gara gara 2 Cewek yang duduk di samping Got

eketawa.com – Natizen media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan kejadian pengendara motor yang masuk got.

Dalam postingan Instagram @dramasosmed memperlihatkan dua pria sedang berusaha menaikkan motor yang berada di solokan. Beberapa warga pun tampak menyaksikan proses evakuasi motor tersebut.

Warga awalnya menduga jika yang sedang mengevakuasi motor tersebut adalah korban. Namun ternyata di samping got tersebut terdapat 2 cewek yang basah kuyup dengan kondisi badan berlumur air got.

Dan ternyata memang benar jika kedua cewek tersebut adalah pengendara motor yang nyungsep ke got setelah salah satu natizen salah fokus terhadap keberadaan 2 wanita itu.

“Jangan perhatikan orang yg nyebur perhatikanlah 2 cewek yg duduk yg bajunya item hbs nyebur air combern”, seperti yang dilansir dari Tribunnews.com (10/16/2017).

nyungsep di Got (gambar:source)

Tak lama postingan itu diunggah, natizen lain pun ikut berkomentar.

hukmashb: Kirain malaikat maut

nadyyyast: Hahahaha sumpah gua bru fokus pas baca g keliatan soalnya wkwkwk astgaaaa

roni_rohani: Kirain ninja

dyahayusita: Ya Allah , gk bisa berenti ngakak .. antara liat gambar sama caption nya .. T E R J E B U R

eko_ndes: Pasti kepala dulu yang masuk air tu,wkwkwk…..

f.perdana: Owh.. andai tdk ada kata2 perhatikan cewek yg duduk d atas… pasti ga nyadar gua wkwkwk

f.perdana: Kamuflase tingkat dewa wkwkwk

yhyadhya: Njiirr Ngga Keliatan.. sumpah Deh

el.ssi: Hampir tak terlihat kalo ga dikasih tau wkwk

sumber berita

Keadaan Roh Setelah Terpisah dari Badan

Kisah yan satu ini bersumber dari hadits-hadits yang ada di bawah ini.
Ketahuiah bahwa kita tidak mengetahui kapan saatnya nanti nyawa harus berpisah dengan badan. Oleh sebab itu, alangkah baiknya segera memperbanyak amal ibadah di dunia sebagai bekal di akhirat nanti.

Mutlak rasanya sebagai orang yang beriman (rukun iman ada 6) untuk mempercayai pada yang gaib, termasuk ruh manusia nanti setela lepas dari raganya. Mutlak juga percaya akan ketetapan Allah SWT pasti akan terjadi menurut Kehendak-Nya.

Hadits yang berasal dari Al-Barra bin Azib ra telah meriwayatkan

“Kami keluar bersama Rasulullah SAW untuk mengurusi jenazah seorang laki-laki dari kalangan sahabat Anshar. Kemudian kami sampai di kuburan yang belum digali. Lalu Rasulullah SAW duduk dan kami pun duduk di sekeliling beliau seakan-akan kepala kami dihinggapi burung.”

Beliau Rasulullah SAW bersabda,
“Mohonlah kalian perlindungan kepada Allah SWT dari siksa kubur.” (sebanyak dua kali atau tiga kali).

Kemudian beliau bersabda lagi,
“Sesungguhnya seorang hamba yang beriman jika terpisah dari dunia dan menuju ke akhirat, niscaya dia didatangi malaikat dari langit yang wajahnya putih bagaikan mentari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga, lalu duduk di dekatnya. Selanjutnya datanglah malaikat maut dan duduk di samping kepalanya.

Malaikat maut itu berkata,
“Wahai jiwa yang baik. Keluarlah menuju ampunan Allah SWT dan ridha-Nya.”
Kemudian nyawanya pun keluar dan mengalir sebagaimana mengalirnya tetesan air dari wadahnya. Ketika malaikat mengambil nyawanya, maka dia tidak membiarkan nyawa tersebut berada di tangannya sekejap mata pun, melainkan mereka meletakkannya di dalam kafan dan wewangian tersebut. Dan dari nyawanya tersebut muncul keharuman bagaikan minyak kasturi terharum yang ada di muka bumi.”

Rasulullah SAW melanjutkan Kisahnya

Nabi SAW melanjutkan kisahnya,
“Kemudian mereka membawa nyawa tersebut naik. Mereka tidak melewati sekelompok malaikat melainkan mereka berkata, ‘Ruh siapakah yang wangi ini?’ Mereka menjawab, “Ruh fulan bin fulan,” dengan menyebut nama terbaik sebagaimana dia bisa dipanggil di dunia.

Sehingga para malaikat yang membawa nyawa tersebut sampai di langit dunia, lalu mereka meminta agar dibukakan pintu nyawa tersebut. Kemudian dibukakan pintu untuknya. Selanjutnya malaikat muqarrabun dari masing-masing langit mengantarkannya sampai ke langit berikutnya sehingga sampai ke langit ketujuh. Lantas Allah SWT berfirman,
“Tulislah buku catatan amal hambaku ini di Illiyyin dan kembalikan dia ke bumi, ke tanah sebagaimana dahulu Aku menciptakan mereka dari tanah, dan dari sanalah Aku akan mengeluarkan mereka pada waktu yang lain.”

ROH ORANG BERIMAN

Beliau Rasulullah SAW melanjutkan kisahnya,

“Selanjutnya ruhnya dikembalikan pada jasadnya, lalu dia didatangi dua malaikat, lalu keduanya mendudukkannya dan bertanya kepadanya,
“Siapa Rabbmu?” Dia menjawab, “Rabbku adalah Allah SWT.”
Keduanya bertanya lagi, “Apa agamamu?” Dia menjawab, “Agamaku Islam.”
Keduanya melanjutkan, “Siapakah lelaki yang diutus untuk kalian ini?” Dia menjawab, “Dia adalah Rasulullah SAW.”

Keduanya bertanya lagi,
“Apa yang menyebabkanmu mengetahuinya?” Dia menjawab, “Saya membaca kitab Allah, lalu saya beriman kepadanya dan membenarkannya.”
Lantas di langit ada yang mengumandangkan, “Hambaku benar. Hamparkanlah untuknya permadani dari surga, berilah dia pakaian dari surga dan bukakan untuknya pintu ke arah surga, lalu didatangkan padanya angin dan semerbak keharuman surga.”

Kemudian kuburnya dilapangkan sebatas mata memandang. Selanjutnya dia didatangi sesosok yang tampan wajahnya, bagus pakaiannya, dan harum baunya.
Ia berkata,
“Bergembiralah engkau dengan sesuatu yang membuatmu gembira. Ini adalah harimu yang telah dijanjikan untukmu.”
Lantas dia bertanya kepadanya, “Kamu ini siapa? Wajahmu adalah wajah yang datang dengan kebaikan.”
Dia menjawab, “Saya adalah amal kebajikanmu.” Lalu dia berkata, “Ya Rabbi… Datangkanlah hari kiamat sehingga saya dapat kembali pada keluargaku dan hartaku.”

ROH ORANG KAFIR

Rasulullah SAW melanjutkan kisahnya,

“Sesungguhnya hamba yang kafir apabila terpisah dari dunia dan menuju akhirat, maka turun kepadanya malaikat dari langit yang wajahnya hitam. Mereka membawa pakaian yang kasar, lalu mereka duduk di dekatnya. Selanjutnya malaikat maut datang hingga duduk di samping kepalanya, lalu dia berkata, ‘Wahai jiwa yang buruk! Keluarlah menuju murka dan kemarahan Allah SWT.”

Lalu jiwanya terpisah-pisah di dalam jasadnya.
Selanjutnya malaikat mencabutnya sebagaimana mencabut besi yang digunakan membakar daging dari bulu domba yang basah.
Kemudian malaikat mengambil nyawanya. Ketika dia telah mengambilnya, maka dia tidak membiarkan nyawa itu berada di tangannya meskipun sekejap mata melainkan mereka menaruhnya pada pakaian yang kasar itu. Dan dari nyawa tersebut keluar bau bagaikan bau bangkai paling busuk yang ada di muka bumi. Lalu mereka membawa nyawa tersebut naik.

Mereka tidak melewati sekelompok malaikat melainkan mereka berkata, “Ruh siapakah yang busuk ini?” Mereka menjawab, “Ruh fulan bin fulan,” dengan menyebut nama terjelek sebagaimana dia biasa disebut di dunia, sehingga dia sampai ke langit dunia.
Lalu dimintakan agar dibukakan pintu untuk nyawa tersebut, tetapi tidak dibukakan pintu untuknya.

Selanjutnya Rasulullah SAW membaca ayat berikut:

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَ

Artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit[540] dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum[541]. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
(QS. Al-A’raf: 40)

Kemudian Allah berfirman, “Tulislah buku catatan amalnya di dalam Sijjin di bumi yang paling rendah. Maka, ruhnya dilemparkan begitu saja, kemudian Allah berfirman,

حُنَفَاءَ لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

Artinya:
“dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, Maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”
(QS. Al-Hajja: 31)

Selanjutnya, ruhnya dikembalikan pada jasadnya, lalu dia didatangi dua malaikat.
Lalu keduanya bertanya kepadanya, “Siapa Rabbmu?” Dia menjawab, “Aduh, aduh…! Saya tidak tahu.”
Lantas keduanya bertanya lagi, “Apa agamamu?” Dia menjawab, “Aduh, aduh…! Saya tidak tahu.”
Keduanya melanjutkan, “Siapakah lelaki yang diutus untuk kalian ini?” Dia menjawab, “Aduh, aduh…! Saya tidak tahu.”

Kemduian di langit ada yang mengumandangkan, “Dia dusta. Hamparkanlah untuknya tempat tidur dari neraka dan bukakan untuknya pintu ke arah neraka, lalu didatangkan padanya panas neraka dan angin panas neraka. Kemudian kuburnya disempitkan sehingga tulang rusuknya menjadi bersilangan. Selanjutnya dia didatangi sesosok yang buruk wajahnya, jelek pakaiannya, dan berbau busuk.

Dia berkata, “Bergembiralah engkau dengan sesuatu yang menyusahkanmu. Ini adalah harimu yang telah diancamkan untukmu.”
Lantas dia bertanya kepadanya, “Kamu ini siapa? Wajahmu adalah wajah yang datang dengan buruk.”
Dia menjawab, “Saya adalah amal burukmu.” Lalu dia berkata, “Ya Rabbi…! Jangan datangkan hari kiamat…!”

(HR. Al-Baihaqi dengan sanad shahih).