Wajib Tahu! Inilah Proses Pembusukan Tubuh Manusia Setelah Mati Dalam Hitungan 0 Menit – 1 Tahun

Semua manusia tentu akan mengalami yang namanya fase kematian, dan tidak ada satupun yang tahu kapan kematian itu datang menjemput. Sudah merupakan sunnatullah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian, begitu juga halnya dengan manusia.

Lantas bagaimana proses kematian yang pasti dialami setiap manusia tersebut?

Apa yang akan dialami tubuh kita saat nyawa meninggalkan raga.

Ketika kematian datang menjemput, sebelum mati Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar.

Anda merasa dingin di telinga. Darah berarah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam
Rigor Mortis (Fase Dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam
Rigor Mortis Berhenti, Tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu
Rambut, Kuku, Dan Gigi dengan mudahnya terlepas.

baca juga: WOW, Inilah Lima Tipe Anak Sekolah Menjelang Ujian

Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun
Selain tulang-belulang tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh anda. Sekarang Anda adalah saingan Twiggy dan Calista Flockhart. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan.

baca juga: Humor Sufi: Abu Nawas Melarang Rukuk dan…

Proses Pembusukan Tubuh Manusia

Sahabat tolongshareya bakteri bekerja secara terstruktur dalam proses degradasi organisme atau proses pembusukan mayat.

Pembusukan dimulai dengan pemutusan ikatan protein-protein besar pada jaringan tubuh oleh bakteri fermentasi menggunakan enzim protease.

Kumpulan hasil pemutusan ikatan protein yang disebut asam amino ini dicerna berbagai jenis bakteri, misalnya bakteri acetogen.

Bakteri ini mereaksikan asam amino dengan oksigen dalam tubuhnya untuk menghasilkan asam asetat, hidrogen, nitrogen, serta gas karbon dioksida.

Produk asam asetat ini menimbulkan bau. Bau busuk dari tubuh mayat tidak hanya mengganggu, namun juga membahayakan.

Lantas bagaimana proses pembusukan tubuh dilakukan dari tubuh utuh hingga tinggal tengkorak? Proses pembusukan berawal dari mikroorganisme, misalnya bakteri-bakteri yang hidup di dalam usus besar manusia.

Bakteri tersebut mulai mendegradasi protein yang terdapat dalam tubuh. Jika seluruh jenis ikatan protein sudah terputus, beberapa jaringan tubuh menjadi tidak berfungsi.

Proses ini disempurnakan bakteri yang datang dari luar tubuh mayat, bisa berasal dari udara, tanah, ataupun air.

Seluruh jenis bakteri ini menyerang hampir seluruh sel di tubuh dengan cara menyerang sistem pertahanan tubuh yang tidak lagi aktif, menghancurkan jaringan otot, atau menghasilkan enzim penghancur sel yang disebut protease.

Kemudian dengan berbagai jenis metabolisme, mikroorganisme mulai memakan jaringan mati dan mencernanya.

Tidak jarang kerja proses ini dibantu reaksi kimia alami yang terjadi dalam organisme mati. Semakin lama, otot-otot semakin habis dimakan bakteri.

 

Tetap Hidup

Setelah nyawa meninggalkan raga, tubuh manusia ternyata belum sepenuhnya mati, meski jantung telah berhenti berdetak dan otak tidak bekerja lagi.
Ternyata ada bagian-bagian tertentu dari tubuh kita yang tetap hidup.

Berikut beberapa anggota tubuh yang masih berfungsi walau nyawa telah lepas dari badan seperti seperti dikutip dari dw.com:

baca juga: Inilah 5 Kesalahan Rasul yang Langsung Ditegur Allah Langsung

Kuku dan Rambut

Secara umum diketahui bahwa setelah mati, kuku dan rambut terus tumbuh untuk sementara waktu.

Namun, hal ini sebenarnya tidaklah demikian. Kuku dan rambut pada orang yang sudah meninggal akan terlihat bertambah panjang bukan karena terus tumbuh.
Tapi ini karena kulit kehilangan kelembaban dan mengerut. Memang bisa dikatakan bertambah panjang, namun tidak tumbuh.

Kulit

Bagian tubuh yang benar-benar terus tumbuh adalah kulit. Otak berhenti bekerja saat jantung tidak berdetak lagi. Ini karena sel otak tidak menerima asupan oksigen.

Namun kebutuhan oksigen kulit sangatlah rendah, sehingga mampu terus berkembang. Karena merupakan bagian terluar dari tubuh, kulit bisa langsung mengambil sedikit oksigen dari udara.

Sehingga kulit tetap “hidup“ untuk beberapa hari.

baca juga: Kisah Jenazah Diziarahi Banyak Malaikat – Kisah Islami

Sistem Pencernaan

Satu bagian dari otak bekerja terus menerus untuk mengatur buka tutup otot katup kandung kemih.

Ketika orang meninggal, bagian otak tersebut juga turut mati, sehingga otot menjadi kendur, menyebabkan katup kemih terbuka. Efek yang sama juga terjadi pada anus.

Proses buang air besar pada orang yang sudah meninggal lebih kerap terjadi karena juga didorong oleh penumpukan gas dalam tubuh.

Otot

Otot tubuh masih memiliiki refleks tertentu yang tidak melibatkan otak. Hal ini dapat menyebabkan kedutan, kejang atau gerakan yang tampak seolah jenazah masih hidup.

Salah satu contohnya adalah apa yang disebut sebagai “Lazarus Sign”. Ini merupakan refleks spinal yang menyebabkan lengan bangkit bergerak. Gerakan ini dapat berlangsung selama beberapa detik.

Organ Suara

Sebenarnya yang terdengar dari mulut orang yang sudah meninggal bukanlah suara yang dihasilkan oleh organ suara.

Suara atau bunyi keluar dari jenazah dikarenakan adanya penumpukan gas dan kontraksi otot yang menyebabkan paru-paru terpompa sehingga menghembuskan udara keluar lewat mulut.

Semoga bermanfaat.

baca juga: INILAH Kisah Istri nabi ayub a. s yang Sangat Setia bernama …

sumber : www.cerminan .com

Inilah 5 Kesalahan Rasul yang Ditegur Allah Langsung

Meskipun dirinya adalah seorang Rasul, namun Nabi Muhammad tetaplah manusia biasa seperti halnya kita. Dimana beliau juga makan, tidur, dan beraktivitas setiap hari seperti kita. Dilansir dari akun YouTube YtCrash Islam, bahkan beliau juga pernah melakukan beberapa kesalahan seperti manusia biasa. Beruntunglah Allah langsung menegur beliau atas kesalahan-kesalahan tersebut.

1. Menshalati dan Mendoakan Kaum Munafik

Umar Ibnu Khaththab ra, berkata, “Ketika Abdullah bin Ubay bin Salul meninggal, Rasulullah diminta datang untuk menyalati jenazahnya. Lalu aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau salat untuk anak si Ubay itu, padahal pada hari ini dan hari lain dia mengatakan begini dan begitu?’. Maka beliau bersabda, ‘Sesungguhnya aku boleh memilih, maka aku telah memilih.

Sekiranya aku tahu, kalau aku mohonkan ampunan baginya lebih dari tujuh kali, niscaya dia akan diampuni, tentu aku akan menambahnya’” (HR. Al-Bukhari). Tetapi, tidak beberapa lama sesudah itu, turunlah ayat peringatan untuk Rasulullah. Allah SWT berfirman: “Janganlah sekali-kali kamu menyalati (jenazah) seorang yang mati dari mereka (munafik), dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di atas kuburan mereka. Sesungguhnya mereka telah kafir pada Allah dan utusannya dan mereka mati dalam keadaan fasik.” (QS. At-Taubah: 84)

baca juga: INILAH Kisah Istri nabi ayub a. s yang Sangat Setia bernama …

2. Mengharamkan Madu

Rasulullah SAW minum madu di rumah Saudah, kemudian pergi ke rumah Aisyah. Aisyah berkata: “Aku mencium bau yang tidak sedap”.

Kemudian Rasulullah pergi ke rumah Hafsah, dan ia pun berkata seperti ucapan Aisyah itu. Rasulullah SAW bersabda: “Barangkali bau tersebut berasal dari minuman yang diminum di rumah Saudah. Demi Allah, saya tidak akan meminumnya lagi” (HR. ath-Thabrani). Kemudian Allah mengutus malaikat Jibril untuk memperingatkan beliau. Allah SWT berfirman: “Hai Nabi (Muhammad), mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At-Tahrim: 1)

3. Toleransi kepada Orang-orang Munafik untuk Tidak Mengikuti Perang Tabuk

Perang Tabuk merupakan perang terakhir dalam sejarah kenabian. Perang ini sekaligus untuk menguji keimanan para sahabat. Salah satu sahabat Nabi yang tidak ikut berperang adalah Ka’ab bin Malik, yang menunda keberangkatannya karena sibuk mengurusi kebun kurmanya yang sedang berbuah dan Rasulullah mengizinkannya. Tak lama setelah itu, Rasulullah mendapat teguran dari Allah.

baca juga: Kisah Jenazah Diziarahi Banyak Malaikat – Kisah Islami

Allah SWT berfirman: “Semoga Allah memaafkanmu. Mengapa kamu memberi izin (untuk tidak mengikuti perang Tabuk) sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar-benar uzur (berhalangan) dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa.” (QS. At-Taubah: 43-44)

4. Mengambil Tebusan dari Tawanan

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Ibnu Abbas bercerita bahwa Rasulullah meminta saran kepada Abu Bakar dan Umar ketika kaum Muslimin menawan beberapa tawanan. Abu Bakar mengusulkan agar kala itu beliau meminta uang tebusan supaya dana itu bisa dimanfaatkan untuk melawan orang-orang kafir. Sedangkan Umar menyarankan agar Rasulullah memberikan kuasa pada para sahabat untuk menebas leher para tawanan. Dan Rasulullah pun akhirnya setuju pada pendapat Umar.

Namun tak berapa lama Allah memperingatkan beliau. Allah SWT berfirman: “Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi.

Kamu kehendaki harta benda duniawi sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu), dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah Azza wa Jalla, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar, karena tebusan yang kamu ambil. Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah Azza wa Jalla. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Anfal: 67-69)

baca juga: 5 Humor Gus Dur yang bikin ‘ngakak guling-guling’

5. Mendoakan Keburukan untuk Orang yang Menzalimi Dirinya

Dari Anas, “Salah satu gigi Nabi, rontok di waktu perang Uhud dan terdapat luka di wajah beliau sehingga darah pun mengalir ke bawah.

Maka Beliau bersabda: “Bagaimana suatu kaum akan beruntung jika mereka melakukan hal ini terhadap Nabi mereka yang mengajak mereka kepada Tuhan mereka?” (HR. Ahmad dan Muslim). Atas ucapan tersebut, beliau langsung ditegur oleh Allah. Allah SWT berfirman: “Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima tobat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.” (QS. Ali Imran: 128)

Meskipun kesalahan Rasulullah tidak sebesar yang kita lakukan, Allah pun tetap menegur beliau yang mana adalah seorang Nabi. Lantas, bagaimana dengan kita yang notabene hanya manusia biasa?

baca juga: WOW, Inilah Lima Tipe Anak Sekolah Menjelang Ujian
Banner: 1st-islam.blogspot.com

Innalillahi, Masjid di Mesir Dibom Saat Sholat Jumat, 235 Meninggal Dunia dan 200 Lebih Luka-luka, Lihat Videonya Bikin Nangis!

Kelompok teroris menyerang sebuah masjid di wilayah utara Sinai pada hari Jumat (24/11/2017), mereka meledakkan bom dan menembaki para jamaah dan ambulans. Media pemerintah melaporkan serangan itu mengakibatkan 235 orang meninggal dunia.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas tragedi berdarah tersebut. Namun, sejak tahun 2014 pasukan keamanan Mesir telah berjuang melawan sebuah kelompok afiliasi ISIS yang berada di utara Sinai, di mana mereka telah membunuh ratusan polisi dan tentara.

Media pemerintah menunjukkan gambar korban dan tubuh korban yang berlumuran darah ditutupi selimut di dalam masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, sebelah barat kota El Arish.

Selain menewaskan 235 orang, serangan itu juga menyebabkan lebih dari 200 orang terluka.

“Mereka menembaki orang-orang saat mereka meninggalkan masjid. Mereka juga menembaki ambulans,” seorang penduduk setempat yang kerabatnya berada di lokasi kejadian mengatakan kronologi kejadian bom tersebut.

People sit next to bodies of worshippers killed in attack on mosque in the northern city of Arish, Sinai Peninsula, Egypt, 24 November 2017. According to initial reports, dozens were killed and injured in a bombing and gunfire targeting worshipers leaving the Friday prayers in the northern city of Arish. EPA-EFE/STR ATTENTION EDITORS: PICTURE CONTAINS GRAPHIC CONTENT – BEST QUALITY AVAILABLE

Saluran berita Arabiya dan beberapa sumber lokal mengatakan beberapa jamaah yang berada di masjid tersebut adalah jamaah sufi yang dianggap murtad oleh kelompok ISIS, mereka menganggap kaum sufi sama saja menyembah berhala.

Presiden al-Sisi, mantan komandan angkatan bersenjata yang menghadirkan dirinya sebagai benteng pertahanan terhadap militan Islam ketika mengetahui berita tersebut langsung mengadakan pertemuan darurat dengan menteri pertahanan dan menteri dalam negeri serta kepala intelijen negara, kata halaman kepresidenan presiden dan televisi pemerintah mesir.

Presiden Sisi mengatakan “serangan teroris kejam penuh dosa ini hanya menambah kekuatan, resolusi dan persatuan kita dalam perang melawan terorisme” dan berikrar “kita akan merespons kelompok ekstremis dan teroris minor ini.”

Pemerintah juga mengumumkan tiga hari berkabung atas serangan brutal tersebut.

MUI Kecam Aksi Bom Mesir

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras pemboman disertai penembakan jamaah masjid di Provinsi Sinai utara, Mesir, yang tengah melaksanakan shalat Jumat.

“Pembunuhan itu sangat keji dan biadab,” kata Sekretaris MUI Kabupaten Lebak, KH Akhmad Khudori saat dihubungi di Lebak, Jumat.

Pemboman masjid itu tidak berprikemanusian karena para korbannya sedang menunaikan shalat Jumat. Peristiwa pemboman masjid yang sedang melaksanakan shalat Jumat hingga menewaskan sebanyak 155 jamaah dan kemungkinan korban terus bertambah. Selain itu juga ratusan jamaah lainnya mengalami luka-luka.

Pemboman disertai penembakan kepada warga yang tidak berdosa dan bersalah tentu dosa besar. Oleh karena itu, umat Muslim Kabupaten Lebak dan Indonesia mendoakan agar almarhum diterina di sisi Allah SWT dan diberikan tempat yang layak yakni surga. Sebab, para jamaah yang meninggal dunia itu tengah melaksanakan perintah Allah SWT untuk menunaikan salat Jumat.

“Kami mengutuk keras pelaku pemboman dan penembakan itu,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, pemboman disertai penembakan masjid di Mesir jangan sampai terjadi di Tanah Air. Selain itu juga petugas pengamanan dan masyarakat harus waspada terhadap penyebaran paham radikalisme.

“Kami minta warga agar menjaga keamanan lingkungan guna mencegah adanya paham radikalisme juga terorisme,” katanya.sumber: kabarmakkah

Dibawah ini adalah video detik-detik pasca pemboman masjid di Mesir:

Tubuh Rasulullah SAW Dilindungi Petir

Assalamu’alaikum….
Kisah-kisah teladan Islam hadir kembali, silahkan dibaca, dishare sebanyak-banyaknya ke media sosial ya sahabat.

Diantara para nabi dan rasul yang paling banyak memiliki mukjizat adalah Rasulullah SAW. Salah satunya adalah tubuh Rasulullah SAW yang dilindungi petir ketika handak dibunuh.

Kisahnya

Pada zaman Rasulullah SAW, tidak sedikit sahabat yang menyaksikan dengan mata kepala sendiri tentang kehebatan mukjizat beliau yang spektakuler adalah tubuhnya memancarkan nyala api dan petir sebagai tameng dari serangan lawan yang hendak membunuhnya.

Dikisahkan, Rasulullah SAW berangkat menuju medan Perang Hunain. Diantara yang ikut serta dalam pasukan kafir, ada seorang lelaki yang bernama Syaibah bin Usman bin Thalhah, yang ayah dan pamannya terbunuh dalam Perang Uhud. Oleh karena itu, keikutsertaan Syaibah dalam Perang Hunain adalah untuk membalas dendam atas kematian bapak dan pamannya di Perang Uhud.

Memancarkan Petir

Sasaran utama Syaibah adalah membunuh Rasulullah SAW. Ketika Syaibah mengetahui Rasulullah SAW turut serta dengan pasukan Islam dalam Perang Hunain, dirinya pun ikut bergabung dengan pasukan kafirQuraisy menuju suku Hazawin. Harapannya bila perang sudah berkecamuk, dirinya akan mencari kesempatan dan menunggu saat yang tepat untuk membunuh Rasulullah SAW. Dengan demikian, dirinya dapat menyelesaikan balas dendam kaum kafir Quraisy terhadap Rasulullah SAW.

Syaibah telah memperhitungkan rencananya dengan matang agar jangan sampai gagal. Pedangnya pun dibawa dan telah diasah tajam hingga nanti dapat sekali tebas kepala Rasulullah SAW langsung pisah dari badannya. Hari yang ditunggu pun tiba. Perang sedang berkecamuk dengan hebatnya dan Syaibah terus mengintai gerak gerik Rasulullah SAW karena dialah sasaran utamanya.


Akhirnya, tibalah saat yang ditunggu oleh Syaibah. Sebab di saat orang-orang Islam prak poranda dan bercerai berai oleh serangan gencar pasukan panah kaum kafir yang bertubi-tubi, membuat pasukan Islam tak mampu melindungi Rasulullah SAW. Maka, Syaibah langsung mengeluarkan pedangnya sambil mendekati Rasulullah SAW. Setelah mendekat, serangan pun dilancarkan.

Tiba-tiba saja ada nyala api keluar daru tubuh Rasulullah SAW seperti petir yang menyambar-nyambar dan nyaris menyambar wajah Syaibah. Petir itu seakan melindungi tubuh Rasulullah SAW dari serangan Syaibah. Melihat kejadian itu, Syaibah langsung menutup wajahnya karena rasa takut. Dirinya pun langsung berlari menjauhi Rasulullah SAW. Namun justru Rasul memanggil Syaibah,”Wahai Syaibah, datanglah kemari,” ujar Rasulullah SAW.

Membela Rasulullah SAW

Dengan perasaan takut, Syaibah pun mendekat. Rasulullah SAW lalu meletakkan tangannya di dada Syaibah. Rupanya beliau mengerti kalau Syaibah ketakutan dan gemetaran. Beliau mengusap-usap dada Syaibah seraya berdoa,
“Y Allah, lindungilah dia dari bisikan setan.”

Pada saat itu juga, tak ada yang lebih dicintai oleh telinga, mata, dan segenap jiwa Syaibah kecuali Rasulullah SAW. Perasaan benci dan dendam kepada Rasulullah SAW tiba-tiba saja sirna berganti kecintaan yang luar biasa hebatnya.

“Mari ikut berjuang bersama kami, “kata Rasulullah SAW.
Syaibah langsung berdiri tegak di hadapan Rasulullah SAW. Syaibah lantas melancarkan serangan balik menghantam kaum kafir yang memusuhi Rasulullah SAW dan para sahabat-sahabatnya.

Wassalamu’alaikum warohmah.

Cara Iblis Menghukum Setan

Assalamu’alaikum wr wb.

Iblis laknatullah benar-benar sungguh-sungguh dalam menggoda manusia agar tersesat dari jalan Allah SWT dan Rasul-Nya. Buktinya iblis juga menerapkan hukuman kepada para setan (pengikut iblis) apabila mereka gagal dalam menjalankan tugas untuk menjerumuskan manusia. Setan yang gagal tersebut akan diikat dan dibuang ke lautan.
Bagaimana kisahnya….

Berikut Kisahnya

Bersumber dari kitab Thanbihul Ghafilin diterangkan bahwa apabila tiba waktu shalat, maka iblis yang terlaknat akan menyuruh tentaranya yang terdiri dari setan-setan untuk mengganggu manusia. Setan itu ditugasi supaya menyibukkan manusia dengan urusan duniawi sehingga melalaikan kewajiban shalat lima waktu.

Pada saat waktu shalat tiba, setan-setan itu akan berusaha sekuat tenaga untuk mengganggu manusia agar lalai dalam menjalankan shalat. Kalau setan gagal ntuk melalaikan manusia dari ibadah shalat, maka setan akan mengganggu mereka-mereka dengan cara menyuruh supaya tidak menyempurnakan gerakan ruku dengan benar, tidak menyempurnakan sujud dengan benar, rasa was-was dalam hati dan begitu juga dengan bacaan-bacaan shalat.


Setan Diikat dan Dilempar

Namun begitu, ada juga setan yang gagal total (gatot) untuk menggoda shalatnya manusia. Nah, mereka yang gagal tersebut akan pulang dalam keadaan merugi lagi hina. Kerika setan itu kembali, mereka melaporkan kegagalan mereka kepada iblis.

Pada saat itulah iblis akan marah besar dan menghukum setan yang gagal tersebut.Setan yang gagal akan diikat dan dilemparkan ke dalam laut yang sangat dalam.

Itulah hukuman dari iblis untuk para anak buahnya.
Ketahuilah sahabatku, shalat adalah tiang agama ISLAM. Itu artinya kalau sahabat-sahabat pembaca adalah beragama Islam, maka wajib hukumnya menegakkan, menjalankan shalat lima waktu. Jangan sampai lalai terhadapnya. Shalat juga sebagai pembeda apakah kalian bberagama Islam atau tidak.

Lalu bagaimana atau hadiah apa yang diberikan iblis kalau para setan berhasil menggoda manusia?
Kita lanjutkan dalam postingan selanjutnya ya dalam beberapa hari ke depan.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Siapakah Malaikat Penjaga Lautan

Assalamu’alaikum.
Ini ada sebuah Kisah Tentang Malaikat penjaga lautan yang bermanfaat, kisahnya bagus dan semoga bisa memberikan tambahan iman kita terhadap adanya Malaikat Allah SWT.
Sebagai bahan renungan, dan renungkanlah sahabat.

Kisahnya
Malaikat Allah SWT jumlahnya sangat banyak.
Selain 10 malaikat yang sudah diketahui, ternyata masih banyak malaikat lainnya yang memiliki tugas masing-masing.
Salah satunya adalah malaikat penjaga laut.

Di dalam kitab Irsyadul Ibad dijelaskan bahwa ada seorang Nasrani Paderi yang bertobat dari agamanya (Nasrani).
Orang Nasrani ini memilih masuk Islam.
Keislamannya diawali ketika ia diilhami tentang kebenaran ajaran Islam, sehingga membuatnya bimbang dan ingin berpindah menganut agama Islam.

Karena begitu kuat dorongannya untuk memeluk Islam, akhirnya nasrani ini berangkat ke Makkah dan melakukan Thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.
Setelah Thawaf berakhir, ia merasakan guncangan batin yang hebat.

Ia seolah merasakan kenikmatan beribadah daripada sebelumnya.
Karena kondisi puncak keimanan itulah akhirnya ia memutuskan melakukan pengembaraan mencari tempat yang sunyi.

Bertemu Malaikat Laut.
Setiap hari ia berjalan tanpa arah dan tujuan hingga ketika ia sampai di suatu tempat di pinggir laut, ia menghentikan langkahnya.
Saat itu waktu sudah gelap gulita.

Tiba-tiba terdengarlah gemuruh suara seperti suara hewan.
Suasana hatinya bercampur aduk antara takut, was-was dari ancaman binatang yang bisa tiap saat menerkamnya.

Karena itu orang Nasrani ini memutuskan untuk memanjat pohon yang besar.
Akan tetapi di atas pohon, ia tidak bisa tidur dan terlebih lagi pada saat terdengar suara binatang buas yang bersahutan.
Ketika suara itu semakin jelas, ia melihat di permukaan laut ada sebuah makhluk aneh yang sangat besar.
Dia adalah malaikat penjaga laut.

Wujud makhluk itu berkepala seperti burung kasuari tapi berwajah seperti manusia.
Badannya seperti unta yang memiliki punuk, ekornya seperti ikan.
Orang Nasrani itu menganggapnya aneh karena hanya muncul di permukaan laut saja.

Ia kemudian berteriak.
“Hai siapa itu?” begitu teriaknya.
“Wahai manusia, mengapa engkau tidak mengucapkan salam kepadaku?” tegur makhluk itu.

Akhirnya si Nasrani pun mengikuti apa yang diperintahkannya.
Saat ia turun dari pohon, ia terkejut melihat lebih dekat bentuk asli makhluk itu dan ia berniat untuk lari karena takut.
Tapi ia ditegur oleh malaikat itu.

LAUTAN

Malaikat Laut Salah Satu Tentara Nabi Khidir a.s.
“Wahai manusia, mengapa engkau lari dariku?
Jika engkau lari niscaya engkau akan binasa,” ucapa malaikat laut itu.

Maka berhentilah Nasrani tadi dan kemudian makhluk tersebut mulai memperkenalkan dirinya bahkan ia adalah seorang malaikat yang Allah SWT ciptakan untuk berdiam di atas permukaan laut.
Ia merupakan salah satu bala tentara Allah SWT.
Setiap hari ia selalu melantunkan tasbih.

Malaikat itu juga mengaku sebagai salah satu malaikat bala tentara Nabi Khidir a.s di Lautan.
Orang Nasrani itupercaya, terlebih lagi setelah mengalami peristiwa tersebut, keyakinannya bertambah kuat terhadap Islam.
Ia meyakini bahwa apayang dipegang selama ini (agama Nasrani) adalah keliru, dan Islam lah yang benar menurutnya.

Nabi Khidir a.s berkata,
“Barang siapa yang melantunkan tasbih malaikat tersebut, maka pahalanya seperti pahala makhluk tersebut berdzikir dari awal hingga akhir hayatnya.”

Seorang Ilmuwan Masuk Islam Karena Anjing

Assalamu’alaikum sahabat.

Pada malam ini, sebuah kisah yang sangat dijadikan teladan oleh umat Islam sendiri maupun non Islam. Seorang ilmuwan akhirnya menjadi mu’alaf setelah mengetahui secara persis karakter binatang berupa anjing.

Anjing

Kisahnya.
Seorang ilmuwan besar yang mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yg berhubungan dengan masalah kesehatan. Tiba-tiba dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda,
“Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang diantara kalian, maka cucilah alat (tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yang tujuh itu dicampur dengan tanah.”

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan-pertanyaan, bahwa perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup?

Pertanyaan itu terus mengganggunya.
Kemudian dia mengambil sebuah perkakas rumah dan membiarkannya dijilati anjing. Lalu mencucinya dengan air tujuh kali. Setelahnya ia teliti dengan menggunakan mikroskop, dan yang terlihat adalah berjuta-juta bakteri masih melekat di tempat itu. Berarti mencuci dengan air tidaklah cukup untuk menghilangkan bakteri atau kuman-kuman penyakit anjing yang melekat ditempat tersebut.

Sekarang dia mencoba sekali lagi, mencuci tempat itu dengan debu. Dan setelah diteliti, ternyata, kuman-kuman telah hilang seluruhnya.

Pertanyaan yang timbul dibenaknya sekarang adalah siapa yang memberitahukan hal ini kepada Nabi Muhammad SAW?

Padahal penemuan rahasia bakteri baru diketemukan oleh Pasteur (1822-1895).
Bukankah jauh sekali jarak antara Muhammad dengan Pasteur?
Berarti penemuan Pasteur hanyalah mengulang penemuan lama, dimana Muhammad telah mengetahui bahwa bakteri atau kuman penyakit itu ada pada anjing dan dapat dihilangkan hanya dengan mempergunakan debu dan dibasuh dengan air enam kali.
Siapa yang memberitahukan hakekat ilmiah ini kepada Nabi Muhammad SAW?

Subhanallah, Allah SWT lah yang memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad SAW, segala hal yang bermanfaat bagi umatnya.

Dan akhirnya keyakinan ilmuwan tersebut memperkuatnya untuk masuk Islam bersama puterinya yang kala itu ikut bersamanya ke Kairo.

Sumber:
Bagaimana Aku Melihat ALLAH, 1982

Ali bin Abu Thalib dan Orang Yahudi

Pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abu Thalib, beliau pernah kehilangan baju besinya yang terjatuh dari kuda miliknya. Setelah dicari kemana-mana, ternyata baju besi itu sudah berada di tangan seorang yahudi. Akan tetapi, setelah diminta, orang yahudi itu tetap mempertahankan baju besi tersebut dan mengakuinya sebagai miliknya sendiri.

Kisahnya.
Meski Ali bin Abu Thalib pada saat itu sebagai orang nomor satu kaum muslimin, namun tidak begitu saja ambil paksa baju besi miliknya yang hilang. Beliau di situ sebagai penuntut dan disuruh menyiapkan 2 orang saksi. Hakim pun menyuruhnya demikian.

Akhirnya beliaupun menyiapkan 2 orang saksi yaitu seorang pembantunya dan Hasan, anaknya sendiri. Akan tetapi hakim hanya dapat menerima kesaksian dari pembantu Ali, dan tidak dapat menerima kesaksian dari Hasan karena adanya hubungan dekat dengan Khalifah Ali r.a, yaitu antara anak dengan orang tua.

Maka, hakim akhirnya memutuskan bahwa orang yahudi tersebut memenangkan perkara tersebut. Dan Khalifah Ali r.a pun menerima dengan lapang dada apa yang telah menjadi keputusan dari hakim tersebut.

Dalam kasus tersebut, apa yang dilakukan oelh hakim dan Khalifah Ali r.a sebagai pemimpin negara menunjukkan betapa mulianya ajaran Islam dalam masalah hukum dan keadilan. Dalam islam, keadilan tidak boleh memandang hubungan kekerabatan maupun agama.
Begitu juga dengan Allah SWT, Dia akan menghukum siapa saja tanpa pandang bulu, seandainya orang tersebut memang benar-benar bersalah. Allah SWT tidak memandang pangkat, rupa dan status sosial seseorang, tetapi Allah SWT melihat seseorang itu dari bagaimana perbuatan yang telah dialkukan selama hidup di dunia.

Seiring berjalannya waktu, pada akhirnya orang yahudi tersebut mengakui bahwa baju besi itu memang kepunyaan Khalifah Ali bin Abi Thalib ang ditemukannya di jalan.
Setelah melapor kepada Sang Khalifah, baju besi tersebut akhirnya dikembalikan sekaligus orang yahudi tersebut menyatakan diri masuk Islam.