Jangan Dilakukan! Ternyata Ini Posisi Tidur Penghuni Neraka

eketawa Islam: Tahukah Anda? Tidur dengan posisi tengkurap atau telungkup ternyata tak baik menurut pandangan Islam. Namun apa sebabnya?

Diriwayatkan Thakhfah Al-Ghifari RA, salah seorang sahabat Nabi yang tinggal di Masjid Nabawi berkata, ” Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Lalu berkata: “ Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka akupun kemudian bangkit.” (HR. Al-Bukhari)

Sementara dalam riwayat lainnya, Ibnu Majah dikisahkan bahwa kemudian Nabi berkata, ” Ada apa denganmu sehingga tidur dengan posisi seperti ini (tengkurap), tidur seperti ini adalah tidurnya orang yang dibenci atau dimurkai Allah Subhanahu wa Ta`ala.”

Melalui hadits tersebut jelas bahwa tidur tengkurap merupakan larangan. Bahkan Allah SWT sangat membenci perbuatan tersebut.

Adapun sebab dibencinya tidur dengan posisi tengkurap diterangkan dalam hadits dari Abu Dzar RA. Ia berkata, ” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di sisiku sementara aku sedang tidur tengkurap, dan beliau bersabda: ‘Wahai Junaidab, sesungguhnya tidur seperti ini adalah tidurnya penghuni neraka’.” (HR. Ibnu Majah, no. 3724)

Menurut pandangan Islam, adab tidur yang baik adalah dengan posisi miring ke kanan dan meletakkan tangan di bawah pipi. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muttafaq Alaih.

 

Innalillahi, Jeddah Banjir Besar Jalanan Berubah Jadi Sungai, Penerbangan Umroh Terganggu, tonton Videonya!

Hujan lebat di kawasan Laut Merah mengakibatkan banjir bandang di kota Jeddah, Arab Saudi, sejak Senin (20/11/2017).

Di beberapa kawasan ketinggian air mencapai dada orang dewasa mengakibatkan jalan raya menjadi seperti sungai.

Perkembangan ini juga dikhawatirkan akan mengganggu pergerakan para jemaah umrah yang mendarat atau terbang dari Jeddah.

Otoritas penerbangan sudah mengumumkan kemungkinan membatalkan sebagian penerbangan dari Raja Abdulaziz International Jeddah.

Di media sosial netizen membagikan video-video menunjukkan terowong dan jalan-jalan terendam. Kendaraan tenggelam, bahkan ada orang yang jebak di mobil menunggu bantuan evakuasi.

Pusat Krisis dan Bencana di Wilayah Makkah menutup beberapa jalan di Jeddah akibat hukan lebat disertai petir dan angin kencang yang membuat jarak pandang terbatas.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi melaporkan telah menerima 10.902 panggilan darurat sejak hujan deras mulai turun. Sudah 241 penyelematan dilakukan, dua di antaranya adalah untuk menyelematkan tiga orang yang terjebak di terowongan Al Salam.

Sedangkan siasat.com memberitakan, Kementerian Pendidikan Arab Saudi sudah meliburkan sekolah dan universitas di Jeddah selama banjir.

Bandara King Abdul Azis di Jeddah juga dilaporkan mengalami beberapa penundaan penerbangan. Meski berdasarkan pantauan di situs flightradar24.com, masih ada beberapa penerbangan menuju dan berangkat dari bandara tersebut.

Berikut video penampakan banjir di kota Jeddah:


 

Subhanallah, Banyak Orang Geleng-geleng Kepala Lihat Bacaan Plang Dokter Yang Josss ini

Nama dokter S Wijaya menjadi viral usai dibagikan oleh akun twitter fotografer ternama, @arbainrambey pada 18 November lalu.

Siapakah dokter S Wijaya? Sang fotografer senior menulisnya sebagai ‘Dokter hebat!’.

Dalam foto yang dibagikan akun @arbainrambey, dokter S Wijaya tidak mematok tarif bagi warga tidak mampu.

Ia rela dibayar seikhlasnya, dengan memasukkan uang ke dalam kotak.

Dokter S Wijaya membuka praktik di Jalan DI Panjaitan No 76 Indramayu, pada pukul 09.00 hingga pukul 13.00.

Berikut bacaan dalam plang yang dibagikan akun @arbainrambey.

Praktek Umum

dr S Wijaya

– Kanggo Wong Cilik

– Tidak Pakai Tarif

– Bayar Seikhlasnya Saja (Masukkan Kedalam Kotak)

– Bagi Yang Tidak Punya Uang, Tidak Usah Membayar

Buka Setiap Hari Jam 09.00 -13.00

Jl DI Panjaitan No 76 Indramayu

Cuitan dokter hebat Arbain Rambey ini diretweet 2000 akun dan disukai 1300 akun twitter. Apa kata warganet?

@_fasr, “wah nyampe sini juga ternyata ,ini tetangga persis

alhamdulillah rame pasien aja disitu ,baik bener beliau ini”.

@lenkasasada, “Kayak gini ada juga di Tarakan – Kalimantan Utara om, praktik spesialis THT, dr. Magda namanya.

Sy takjub pas brobat dgn bliau stlh dipriksa dibalas dg snyum dan pesan “lekas sembuh ya” trus bayarnya dibilang ckup berikan seiklasnya dlm kotak”.

@nilalongg, “Semoga rejeki selalu lancar, semoga selalu sehat Dok. Sudah langka yang kayak begini :’))”.

@icikindo, “Dulu di Bandung juga pernah ada tapi ga pake plang cuma terkenal aja di kalangan mahasiswa rantau klo ke bu dokter situ ga harus mbayar malah suka dikasih macem2”.

Salah satu pasien, Aminah (68) warga Desa Karangmalang, Indramayu mengaku selalu berobat ke dr S Wijaya saat sakit. Aminah mengatakan dr S Wijaya sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Alhamdulillah bayarnya seikhlasnya. Sangat membantu sekali. Saya selalu ke sini, dulu Pak Dokter tuh buka praktiknya di Jalan Bina Basuki. Kalau saya diabetes, jadi harus sering kontrol,” kata Aminah yang saat itu tengah mengantre untuk berobat, Senin (20/11/2017).

Lebih lanjut Aminah mengatakan barang-barang bekas yang disediakan dr S Wijaya kerap diserbu oleh pasien. “Biasanya pagi ramai mas. Banyak juga barangnya, kalau sudah siang sih tinggal sedikit,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Nurhasanah (39) warga Desa Kepandean, Indramayu mengaku hanya membayar Rp 20 ribu untuk berobat anaknya yang sedang sakit. Bahkan, sambungnya, tak perlu membawa kartu KIS atau BPJS untuk mendapatkan pengobatan yang murah.

baca juga: Ini Alasan Ilmiah Kenapa Makan dengan Tangan Kanan

“Tadi dimasukkin ke kotak. Seikhlasnya saja, tadi saya masukin Rp20 ribu. Kotaknya ada di belakang Pak Dokternya, jadi enggak lihat kita masukin berapa-berapanya tuh. Dulu pernah di dokter lain, tapi nyampe Rp110 ribuan biayanya,” katanya.

Sikap baik dokter Wijaya menjadi viral. Plang depan kliniknya menjadi viral. Tulisan ‘wong cilik, tidak pakai tarif, seikhlasnya saja (masukan ke dalam kotak), dan bagi yang tidak uang tidak usah membayar’ menarik perhatian warganet.

Tak sedikit dari warganet yang kagum dengan apa yang dilakukan dr S Wijaya itu. Salah satunya akun facebook Sanny Lestary. Dalam akun facebooknya itu Sanny Lestary mengunggah foto plang praktek lengkap dengan keteranganya dan foto spanduk yang berada di ruang tunggu.

“Monggo yang belum tahu bagi para bapak-bapak, ibu-ibu, kakak-kakak, adik-adik yang mau berobat tetapi uang tidak mencukupi boleh datang langsung ke dr S Wijaya,” tulisnya dengan disertai keterangan yang tertulis di plang dan waktu praktik.

Unggahan milik Sanny Lestary itu dibagikan sebanyak 1.599 kali oleh pengguna facebook lainnya. Hampir seribu pengguna menyukai kiriman Sanny Lestary. Akun facebook milik Iwan Pangka pun menguggah foto plang milik dr S Wijaya “Dia mengerti untuk apa dia dilahirkan,” kata Iwan Pangka dalam statusnya. Unggahan Iwan Pangka itu dibagikan oleh 1.000 lebih pengguna facebook. sumber: kabarmakkah