4 Jenis Alien ini Sudah ada di Bumi Sejak Lama. Pasti Kamu Gak Sadar

eketawa.com – Tahukah kamu jika di bumi ini tak hanya mahluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan manusia saja yang tinggal di bumi. Tetapi mahluk yang dikenal sebagai alien ini ternyata menjadi mahluk yang hidup di bumi sejak lama.

Ada beberapa jenis Alien yang ternyata hidup di bumi sejak lama dan pasti kamu gak menyadarinya. Dilansir dari keepo.me, inilah dia 4 jenis alien yang sudah ada di bumi sejak lama.

1. Alien Sirian

Alien (gambar:source)

Salah satu alien yang telah hidup di bumi sejak lama yakni Sirian. Ini adalah jenis alien pertama yang datang ke Bumi, dan menurut para UFO maniak, Sirian ini berasal dari Bintang Sirius yang berdekatan dengan rasi Canis Major, tak heran kenapa alien ini disebut “Sirian”.

Alien ini termasuk golongan alien cerdas, dengan peradaban yang sangat canggih, bahkan mereka dipercaya sebagai pelopor kemajuan teknologi bangsa-bangsa terdahulu seperti ; Atlantis, Muu, dan sebagainya. Bahkan katanya, bangsa Mesir dan piramidnya itu merupakan bangunan kuno hasil campur tangan alien.

2. Si Abu-Abu Pendek

Alien (gambar:source)

Si Abu-Abu Pendek atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Short Gray ini adalah alien yang punya kepala besar, serta mata hitam yang lebar. Ras ini konon berasal dari rasi bintang Reticulum yang berjarak sekitar 39 tahun cahaya dari Bumi.

Dan katanya, Alien jenis ini juga merupakan alien yang telah lama hidup di bumi. Bahkan, si Abu-Abu Pendek konon bekerja sama dengan manusia untuk menciptakan makhluk hibrid atau campuran. Mereka dipercaya saat ini bekerja di salah satu bunker Area 51.

3. Si Abu-Abu Tinggi

Alien (gambar:source)

Si Abu-Abu Tinggi ini adalah para master atau majikan si pendek. Tubuh si Abu-Abu Tinggi yang mencapai 2 meter lebih ini juga merupakan keluarga si abu-abu pendek dan telah hidup di bumi sejak lama.

4. Reptilian

Alien (gambar:source)

Reptilian juga termasuk jenis alien yang sudah ada di Bumi sejak lama. Reptilian juga dikenal sangat tinggi teknologinya, sehingga banyak dikatakan jika mereka mampu bertransformasi menjadi bentuk lain, atau bahkan kasat mata.

Nah, itulah dia keempat jenis alien yang sudah lama tinggal di bumi.

sumber berita

Padahal Gak Lama lagi Mau Nikah Polisi ini malah diduga Bunuh diri Gunakan Pistolnya Sendiri di dalam Mobil

eketawa.com – Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh Bripda Azan Fikri ini memang membuat keluarga hingga kerabat terdekat terkejut.

Kabar bila Bripda hendak mempersunting pujaan hatinya, Resi binti H Basir (25) kini sepertinya hanya tinggal kenangan setelah kejadian bunuh diri yang dialami Bripda Azan Fikri di dalam mobilnya.

Azan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobilnya, Senin (9/10/2017) pagi, sekitar 30 meter dari rumah tunangannya di Dusun VI Rawabening Desa Tri Tunggal Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin.

Menurut hasil pemeriksaan, terdapat luka tembak tembus di kepalanya, sementara tangan kanannya masih memegang pistol. Dugaan sementara, Azan bunuh diri menggunakan pistol miliknya. Namun keluarga tidak percaya begitu saja.

Apalagi pada Minggu (8/10/2017) pagi, Azan pergi kondangan ke Palembang bersama Resi, dan malam harinya sempat ngobrol dengan Resti, ibunya Resi.

“Kami dapat telepon dari keluarga yang beritahu pagi tadi. Tidak mungkin dia bunuh diri.”

“Saya kenal sifatnya. Dia orangnya mandiri, walau ada masalah bisa diselesaikan sendiri,” kata Fitri (55), kakak kandung Azan ditemui Tribun Sumsel di kediaman Desa Talang Gelumbang Suak Bara, Kelurahan Seterio, Bayuasin III.

Azan merupakan personel Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin Polres Muba. Fitri mengatakan, adiknya itu sudah bertunangan dengan Resi, bidan di Puskesmas Kecamatan Tungkalilir.

“Sehari-hari orangnya membaur dengan masyarakat, cuma kalau lagi sibuk dinas kadang tidak pulang sama sekali dan tinggal di Sungai Lilin sana.”

“Dia mau nikah akhir tahun ini, sudah tunangan,” tuturnya, dengan mata berkaca-kaca.

Sementara ayahnya, Panani, tampak terpukul atas kepergian putra bungsunya itu.

“Ini sudah takdir, kami keluarga sudah ikhlas melepas kepergiannya,” katanya.

Dugaan jika Azan bunuh diri di dalam mobil itu karena ada saksi yang mengatakan jika terdengar suara letusan.

Pada saat itu, Bribda Azan dikabarkan akan menjemput Resi di Dusun VI Rawabening, Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir. Keduanya sempat menghadiri resepsi pernikahan di Palembang.

Namun, usai menghadiri hajatan, almarhum bersama kekasihnya bertolak dari Palembang menuju Sungai Lilin menggunakan kendaraan pribadi Mobilio Hitam Nopol BG 1652 JF.

Malam harinya, pukul 23.30 WIB, Azan mengantar Resi ke rumahnya dan sempat bertemu dengan calon ibu mertua, Resti Darlina. Tidak lama Azan berpamitan kembali ke Sungai Lilin.

Pada pukul 02.00 WIB, warga Desa Rawa Bening yang sedang ronda malam mendengar suara letusan pistol satu kali.

Namun belum diketahui sumbernya. Warga mencari sumber suara letusan tersebut dan tidak menemukannya.

Pagi harinya, sekitar pukul 07.00, Resi keluar rumah melihat mobil Honda Mobilio Hitam bernopol BG 1652JF milik Bripda Azan masih terparkir berjarak kurang lebih 30 meter dari rumahnya.

Mesin mobil masih menyala dan terkunci dari dalam membuat Resi curiga. Saat dilihat, dari kaca pintu tengah sebelah kiri ada yang pecah.

Resi terkejut melihat calon suaminya sudah meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah. Percikan darah Bripda Azam menciprat di bagian dalam mobil. Terlihat adanya luka tembak di kepala sebelah kanan Azan yang menembus ke kepala sebelah kiri.

Bripda bunuh diri (gambar:source)

Posisi tangan kanan Azan masih memegang senjata api. Resi pun memanggil warga untuk mengevakuasi korban. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Saat ini, Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ardeva Lumy SIk membenarkan Bripda Azan Fikri anggota Polsek Sungai Lilin, tetapi pihaknya belum bisa berbicara lebih banyak.

“Minta maaf sekali saya bisa komentar masalah tersebut, saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Sekali lagi minta maaf belum bisa memberikan keterangan atas kejadian ini,” kata Ardeva ketika dihubungi, Senin (9/10/2017), seperti yang dilansir dari line.me (10/11/2017).

sumber berita